[TSALIS] Adab Hlm 105 - RISALAH NABI Shallallahu 'Alaihi wa Sallam KEPADA KHALID BIN WALID

  1. A. Taqdim (Pembuka) 

    Rasulullah SAW berusaha sejak dibebankan kepadanya penyampaian risalah – untuk menyebarkan Islam dan mengajak manusia kepadanya, (sebagai bentuk) ketaatan terhadap perintah Rabb-nya, maka Rasulullah mengajak mereka dengan hikmah (kata2 yang tepat –munasib) dan nasehat yang baik, tetapi orang2 musyrik menolak, dan Rasulullah SAW tidak menemukan jalan keluar atau solusi dari pembunuhan (pemerangan dari musyrik), sampai mereka mau menerima dakwah Rasulullah.  

    Dan dari qobilah2 arab yang Rasulullah mendakwahi mereka, ada qobilah Bani Haarits bin Ka’ab, Rasulullah mengirimkan Khalid bin Walid dan memerintahkannya untuk mendakwahi mereka kepada Islam selama 3 hari. Jika mereka menerima, maka tulislah surat kepadaku, dan jika mereka tidak menerima maka perangilah mereka. Khalid mendakwahi mereka dan mereka menerima dakwahnya tanpa peperangan. Maka Khalid menulis surat kepada Rasulullah SAW dengan kabar gembira tersebut, dan Rasulullah membalas surat tersebut dengan surat yang mengundang Khalid untuk kembali ke Rasulullah (Makkah mungkin ya) dan dia pulang Bersama seorang utusan dari qobilah Bani Haarits bin Ka’ab. 

    B. Nass 

    Bismillahirrahmanirrahim: dari Muhammad Nabi dan Rasulullah kepada Khalid bin Walid, salam (keselamatan) untukmu, maka sesungguhnya aku memuji kepadaMu Ya Allah yang tidak ada tuhan selain dia. 

    Amma Ba’du (ini ciri khas pemisah antara pembuka dan isi surat): Sesungguhnya suratmu telah datang kepadaku Bersama dengan utusanmu yang mengabarkan bahwa Bani Haarits bin Ka’ab telah masuk Islam sebelum engkau perangi, dan mereka menjawab apa yang kamu ajakkan kepada mereka, yakni kepada Islam, dan mereka bersyahadat bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan bahwa Muhammad hamba Allah dan rasulNya, dan Allah telah memberi mereka petunjukNya, maka berilah kabar gembira kepada mereka dan peringatkanlah mereka, dan temui aku Bersama dengan utusan dari mereka (mau diajari sama Rasulullah agar bisa ngajari ke kaumnya). Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh. 

Komentar